tarombo

Bagi seorang yang bersuku batak, tarombo merupakan dasar untuk menentukan sapaan terhadap saudaranya. Dengan mengetahui posisi seseorang dia bisa memanggil sapaan apa terhadap orang lain. Seorang yang lebih tua umurnya belum tentu harus di panggil abang. Demikianlah keunikan sistim kekerabatan di suku Batak.

Ini adalah silsilah/tarombo marga Sinaga, yang di mulai dari Toga Sinaga. Penulis berada pada gambar yang dilingkari. Keturunan yang jenis kelamin perempuan tidak di cantumkan karena menganut sistem faternalis. Namun ada beberapa nama perempuan sempat di masukkan yang ditandai dengan warna merah.

“Alkisah, terdapat seorang anak yang suka memancing tinggal di suatu desa terpencil. Setiap hari kerjanya hanya memancing ikan di sungai yang jaraknya jauh dari tempat tinggalnya. Tidak seperti biasanya, kali ini ia pergi memancing agak malas. Namun dari pada menung di rumah iapun berangkat juga. Sampai di pinggir sungai diapun mengeluarkan semua peralatan untuk memancing. Dicarinya tempat yang santai. Dapatlah batu besar di tengah sungai dan mulailah ia memancing. Sambil menunggu umpan dimakan ikan, ia melihat ke sekeliling. Cuaca yang tadinya cerah terlihat mendung di arah hulu sungai. “Sepertinya hari mau hujan” gumamnya. Namun ia tetap melanjutkan juga kerjanya. Tiba tiba ia mendengar suara aneh. Dari hulu sungai ia melihat ada bajir. Ia mencoba lari sambil melompat ke tepi. Tapi malang kakinya terpeleset, akhirnya ia hanyut terbawa arus sungai. Iapun berusaha mengendalikan diri agar tidak tenggelam. Namun ada batang kayu besar yang juga hanyut menjepitnya sehingga ia tidak dapat bergerak. “Toloooooooooong, toloooooong!!” teriaknya. Iapun menjerit minta tolong kalau-kalau ada orang lewat yang bisa dimintai pertolongannya. Namun tak ada satu orangpun yang mendengar. Dia berusaha mematahkan kayu yang menjepitnya, tapi kayunya terlalu besar dan tidak bisa dipatahkan. Akhirnya dia terpikir untuk memotong kayu itu dengan gergaji. Tanpa piker panjang iapun pulang ke rumah mengambil gergaji. Dengan segera ia memotong kayu yang menjepitnya. Satu persatu kayu itu patah, sampai akhirnya iapun bebas dari jepitan kayu itu.” 

(lagi…)

Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada komplain tentang stess di pekerjaan dan kehidupan mereka.

Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis – dari porselin, plastik, gelas, kristal, gelas biasa, beberapa diantara gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah – dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk menuang sendiri kopinya.

Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, professor itu mengatakan: “Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan yang murah saja. Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami.”

“Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi. Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus bahkan menyembunyikan apa yang kita minum. Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukanlah cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain.”

“Sekarang perhatikan hal ini: Kehidupan bagai kopi, sedangkan pekerjaan, uang dan posisi dalam masyarakat adalah cangkirnya. Cangkir bagaikan alat untuk memegang dan mengisi kehidupan. Jenis cangkir yang kita miliki tidak mendefinisikan atau juga mengganti kualitas kehidupan yang kita hidupi. Seringkali, karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal untuk menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.”

Sadarilah jika kehidupan anda itu lebih penting dibanding pekerjaan anda. Jika pekerjaan anda membatasi diri anda dan mengendalikan hidup anda, anda menjadi orang yang mudah diserang dan rapuh akibat perubahan keadaan. Pekerjaan akan datang dan pergi, namun itu seharusnya tidak merubah diri anda sebagai manusia. Pastikan anda membuat tabungan kesuksesan dalam kehidupan selain dari pekerjaan anda

Assalamualaikum wr wb

Muliate for ka sada nyo…

Mugi2 fasilitas ini bisa mnambah intens komunikasi di antara kita, di antara saya dan anda2 semua, fans2 saya sekalian :-) .

Di sela2 kesibukan saya di lapangan, alhamduliLlah ada peluang (lagi…)